*GpA0GUC5TSAoGSM6GUG0BSriTi==*

Diduga Jadi Mafia Pupuk, Ketua LSM GARDA NTB Dilapor


Global Lombok, Lombok Tengah - Ketua LSM GARDA NTB, Sohli alias Holik dilaporkan ke Polres Loteng atas dugaan menjadi mafia pupuk.

Laporan dilayangkan oleh sekretatis KPPD (Komunitas Pemerhati Pembangunan Desa) Ahmad Zamharir, S.I.Kom alias Petir.

Kepada media, Petir mengatakan bahwa ketua garda NTB ini diduga kuat sebagai mafia pupuk bersubsidi karena beberapa petani yang membutuhkan pupuk membeli kepadanya.

Pupuk dimaksud yang dimana disimpan atau dititip dirumah saudara "L" di Montong Praje Timur sebelum diambil oleh petani yang akan membeli.

"Ini data rill yang kami temukan di bawah," ungkapnya.

Perlu diketahui juga bahwa pupuk tersebut disimpan di dua tempat yaitu dirumah saudara "L" Montong Praje Timur dan di rumah "R" yang berada di Dusun Pengenjek Daye.

Lebih jauh diungkapkan bahwa pupuk- pupuk tersebut dijual dengan harga bervariasi mulai Rp. 400.000 dan ada yang Rp. 500.000.

"Dan tentu sekali itu sudah menyalahi aturan, sementara kalau kita lihat Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp. 225.000," sambungnya.

Dikatakan, pihaknya patut menduga bahwa ketua Garda NTB ini adalah mafia pupuk karena dia bukan seorang pengecer pupuk.

Ditanya mengenai siapa menyuplai pupuk subsidi untuk Holik? Dia mengatakan bahwa tentu inilah tugas dari pihak kepolisian untuk menyelidiki, dari mana sumber pupuk tersebut dan bisa-bisanya dijual belikan oleh oknum tanpa adanya legalitas sebagai pengecer.

"Sekali lagi kami minta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus dugaan mafia pupuk karena itu sangat merugikan petani," tandasnya. (gl02)

Komentar0

Type above and press Enter to search.

PT. GLOBAL SWARA RAKYAT