![]() |
Siswa SMKN 1 Lembar saat Mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) |
GLOBAL LOMBOK, – Ribuan siswa yang bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Lombok Barat mulai memasuki masa Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di jurusan masing-masing.
Tidak terkecuali SMKN 1 Gerung dan SMKN 1 Lembar yang juga mulai melaksanakan UKK bagi ratusan siswanya sejak tanggal 18 Februari dan diperkirakan akan berakhir pada 26 Februari mendatang.
Dari penelusuran media ini, dua sekolah yang dianggap favorit ini sendiri melaksanakan UKK bagi para siswanya dengan ketat. Terlebih, dua sekolah ini juga bekerjasama langsung dengan pihak industri dalam melaksanakan ujian sehingga betul-betul menelurkan siswa yang siap terjun ke dunia industri.
Seperti dijelaskan Ketua UKK SMKN 1 Gerung, Hasni Handini Sturraya, STT.Par,M.Pd yang menjelaskan bahwa ujian yang digelar juga melibatkan mitra industri yang selama ini intens bekerjasama dengan pihak sekolah saat pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
![]() |
Ketua UKK SMKN 1 Gerung, Hasni Handini Sturraya, STT.Par,M.Pd |
“Kita betul-betul ingin agar siswa kita bisa langsung diterima di dunia industri, makanya kita langsung melibatkan mitra juga dalam proses ujian ini,” ungkapnya. Selasa, 18/02/2025.
UKK sendiri menurutnya sebagai dasar ujian skil bagi siswa selama tiga tahun bersekolah serta menguji sejauh mana keahlian yang didapat setelah melaksanakan PKL.
Lebih jauh dikatakan, pihaknya selalu menjaga kemitraan dengan sejumlah industri pariwisata baik hotel maupun restoran. Sehingga, beberapa tahun belakangan ini ada sejumlah siswa yang langsung dinyatakan siap direkrut dan dikontrak untuk bekerja di tempat mitra tersebut meskipun belum dinyatakan lulus di sekolah.
“Kita sudah kerjasama dengan sekitar 52 industri perhotelan dan kuliner,” bebernya kemudian.
![]() |
Siswa SMKN 1 Gerung Saat mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK ) |
Diinformasikan, periode kali ini SMKN 1 Gerung yang merupakan sekolah kejuruan di dunia industri pariwisata melaksanakan ujian untuk jurusan perhotelan, kuliner dan busana pada tanggal 18 hingga 19 Februari. Jurusan Usaha Layanan Wisata (ULW) pada tanggal 22 Februari dan jurusan layanan perkantoran dan lainnya pada tanggal 25 hingga 26 Februari mendatang.
Di tempat lainnya, proses UKK serupa juga dilaksanakan di SMKN 1 Lembar yang merupakan sekolah dengan konsentrasi di bidang kelautan dan perikanan.
Media global lombok yang melakukan pemantauan ujian ke lokasi ini mendapati bahwa siswa yang melaksanakan UKK tahun ini mencapai 110 orang dari beberapa jurusan yang ada.
Kepala SMKN 1 Lembar, Ahmad Quroni menjelaskan bahwa para siswa tersebut merupakan siswa yang sudah dinyatakan sebagai Daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta ujian dan sudah terdaftar melalui aplikasi ke kementerian pusat.
![]() |
Kepala SMKN 1 Lembar, Ahmad Quroni |
“Ada tiga jurusan yang UKK kali ini, perikanan, notika pelayaran serta penangkapan ikan,” jelasnya.
Terkait kerjasama dengan mitra study atau pihak industri, Quroni menjelaskan bahwa pihaknya juga melaksanakan ujian bersama dengan para penguji eksternal. Termasuk juga tim verifikator dari tim dunia usaha dan industri.
Antara lain untuk industri pelayaran yang menjadi penguji eksternalnya adalah para kapiten, MGM. Smentara untuk penguji bagi siswa di bidang perikanan berasal dari pihak Balai Benih Ikan (BBI) Kumbung serta dari pihak Perikanan Tangkap Dinas Kelautan Provinsi.
“Tentunya yang sudah memiliki lisensi dan kompetensi di bidangnya masing-masing,” ungkapnya.
Dilibatkannya secara aktif para penguji eksternal ini tidak lain adalah agar para siswa lulusan nantinya benar-benar kompeten dalam bidangnya sehingga memudahkan memasuki dunia industri seperti yang diharapkan selama ini.
Apalagi, dengan adanya penguji eksternal seperti ini siswa diharapkan akan bisa mendapatkan sertifikasi kompetensi yang sangat dibutuhkan oleh siswa saat melamar pekerjaan.
“Semoga bisa mendapatkan sertifikat kompetensi dari industri itu juga harapan besarnya,” tandasnya. (gl01)
Komentar0