![]() |
Warga saat mengungsi di aula desa perampuan |
GLOBAL LOMBOK, Lombok Barat , - Banjir melanda warga Desa Perampuan Kecamatan Labuapi akibat hujan lebat yang disertai angin kencang sejak beberapa hari belakangan.
Akibatnya, ratusan warga khususnya yang berasal dari empat dusun di desa tersebut harus mengungsi ke dusun tetangga yang tidak terdampak.
Kepala Desa Perampuan, H. Zubaidi mengungkapkan langkah mengungsikan warga ini diambil mengingat kondisi cuaca yang semakin ekstrim. Apalagi ada kemungkinan terjadi banjir susulan. Senin, 10/02/2025.
"Setidaknya ada 600 warga terpaksa kami ungsikan," ungkap kades lincah itu.
![]() |
Kepala desa Perampuan, H Zubaidi |
Dijelaskan, saat ini pihaknya sangat membutuhkan bantuan dari semua pihak. Terutama pembuatan dapur umum yang sangat urgen. Mengingat warga yang mengungsi tidak membawa bekal makanan dan hanya sempat menyelamatkan sejumlah kecil barang berharga.
"Bantuan makanan bayi, anak-anak dan bantuan pakaian kami harapkan segera untuk saat ini," tambahnya.
Sementara Danial salah satu warga yang ikut mengungsi di salah satu gedung yang disiapkan Pemdes mengaku jika banjir kali ini merupakan banjir terbesar yang pernah dialami warga.
"Saya sudah 24 tahun di sini (Desa Perampuan-Red), ini yang paling parah," ungkapnya.
Sedangkan Endang Megawati sebagai warga yang membawa serta bayinya di kamp pengungsian berharap agar bantuan segera diterima. Terutama bantuan makanan, perlengkapan tidur, selimut untuk bayi dan obat-obatan.
"Susu juga untuk anak-anak kami," harapnya. (Gl 02)
Komentar0