I MADE SUMADA, Kanaq Sekotong Melontarkan SURAT TERBUKA UNTUK PT. PLN (Persero)

I MADE SUMADA, Kanaq Sekotong Melontarkan SURAT TERBUKA UNTUK PT. PLN (Persero)

Lombok Barat,globallombok.com I Made Sumada salah satu putra sekotong sekaligus politis muda dari partai PDIP, mengeluhkan minimnya lampu penerang jalan. Seperti di kawasan sekotong menuju pelangan, tampak tak satupun tak terpasang lampu pinggir jalan, sehingga ketika malam tiba, akses jalan gelap gulita, padahal jalan tersebut merupakan akses wisata wilayah sekotong.

Dari pantauan, penerangan jalan di kawasan jalan raya sekotong realitasnya, hanya ada di akses utama, sementara jalur depan kantor camat sekotong, seperti di Jalan ‎wilayah sekotong ke pelangan tak tampak ada lampu pinggir jalan. Hal serupa juga terpantau di berbagai titik beberapa kecamatan ‎se- Kabupaten lombok barat.

I Made Sumada merilis sebuah surat yang di tujukan kepada PT. PLN menjadi viral, melalui surat tersebut pihaknya meminta agar PT. PLN segera memasang lampu Penerang Jalan Umum ( PJU ) karena dengan meningkatnya ektabilitas wisata di wilayah sekotong akan menjadi dampak yang sangat positif baik terhadap masyarakat maupun para wisata yang setiap hari tidak terukur melewati jalan tersebut.”ungkapnya.

” Kami berharap kepada pemerintah lombok barat agar mendorong PLN untuk segera memasang lampu penerang jalan umum (PJU) ini karena kami secara impelmentasi sekotong merupakan daerah wisata terbesar di lombok barat setelah sengigi.” Imbuhnya.

Demikian kutipan suratnya.

SURAT TERBUKA WARGA SEKOTONG UNTUK PT. PLN (Persero)

Kepada
Yth : Pimpinan PT. PLN (Persero)
di-
Kantor Ber-AC-nya

Salam kesedihan dari kami masyarakat Sekotong yang masih “menikmati” kegelapan di jalanan.

Permohonan maaf kami sampaikan, atas kedatangan surat dari kami yang mungkin secara tiba-tiba. Atau tepatnya yang tidak bapak harapkan. Tidak banyak hal yang kami sampaikan, karena kami yakin Bapak pimpinan tidak nyaman membacanya.Kami hanya mempertanyakan soal keberpihakan pihak PT. PLN atas kebangkitan pariwisata kami.

Kami rasa bapak yang terhormat tahu, bahwa pariwisata kami sudah mulai bangkit. Jalannya sudah mulus, kawasan pantai kami sudah mulai terkenal. Namun sayangnya, ketika malam menjelang, jalur Sekotong masih tetap gelap gulita khususnya dari jalur Desa Sekotong Barat hingga Desa Batu Putih. Atau mungkin pihak PLN hanya tahu bahwa Sekotong itu di seputaran kantor Camat saja yang lampunya penerangan jalan umum (PJU) berderet terang benderang.

Atau mungkin bapak PLN lupa, kalau dalam rekening listrik yang kami (Masyarakat) bayarkan ada biaya untuk PJU disana. Jangan lah dilupakan pak, kami masyarakat membayarnya iklas lho, seiklas bapak yang tidak memberi kami penerangan jalan.

Kalau bapak PLN tidak percaya, malam harinya bisa saya antar jalan-jalan ke Sekotong. Kami yakin bapak akan melihat burung-burung yang kesasar karena jalannya gelap jalan utama kami.

Mungkin sedikit saja isi surat terbuka ini saya buat. Karena khawatir bapak PLN akan membuang surat ini ke tong sampah karena kepanjangan.
Salam !!!

Sekian dari kami

I MADE SUMADA, Kanaq Sekotong

Demikian rilis surat yang akan di sampaikan langsung kepada PT.PLN (Persero).(red~llu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kodim Bima Gelar Coffee Morning bersama insan Pers

Rab Sep 12 , 2018
Kodim Bima Gelar Coffee Morning bersama insan Pers Bima,globallombok.com~ Kodim 1608/Bima menggelar acara coffee morning bersama rekan-rekan media wilayah Kabupaten/Kota Bima di Aula Makodim 1608/Bima, Rabu (12/9). Acara coffee morning yang dihadiri puluhan insan pers itu disambut langsung Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra bersama Kasdim dan Perwira […]